JELAJAH MUTIARA DI UJUNG UTARA

Seorang anak membawa bendera Merah Putih di perairan Pulau Senoa, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.
Kendaraan melintas di atas jembatan kayu di Desa Pengadah, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.
Foto udara ratusan rumah warga yang dibangun di atas laut di Pulau Sedanau, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.
Nelayan melintas di perairan hutan bakau di Binjai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.
Senja di kawasan wisata taman Batu Alif di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.
Anak-anak berenang di pesisir Pantai Kencana, Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.
Anak-anak bermain di hamparan pasir putih di Pantai Batu Kapal, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.
Hamparan pasir putih di perairan Teluk Buton, Natuna, Kepulauan Riau.
Suasana pesisir Pantai Sengiap di Desa Pengadah, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.
Pesawat melintas di atas Masjid Agung Natuna, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.
Wisatawan menyelam di gua bawah air Pulau Senoa, Natuna, Kepulauan Riau.
Wisatawan melihat kondisi terumbu karang di perairan Teluk Buton, Natuna, Kepulauan Riau.
Wisatawan bermain di pesisir Pantai Pulau Senoa, Natuna, Kepulauan Riau.
Suasana terumbu karang di perairan Teluk Buton, Natuna, Kepulauan Riau.
Wisatawan menggunakan perahu kolek di pesisir Pantai Pulau Senoa, Natuna, Kepulauan Riau.
Wisatawan bermain di pesisir Pantai Pulau Senoa, Natuna, Kepulauan Riau.
Siluet wisatawan menikmati matahari terbenam di Desa Teluk Buton, Tanjung Datuk, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Kabut masih belum beranjak pergi, matahari mulai beranjak dari sisi timur pantai Kencana. Beberapa nelayan dengan kapal pompong kecil mulai bersandar di dermaga dan pasar ikan, membongkar sebagian tangkapan ikan.

Begitu adanya aktivitas tiap pagi di salah satu sudut pusat administrasi Kabupaten Kepulauan Natuna, di Kota Ranai, yang terletak di tepi Pantai Kencana Pulau Bunguran besar cukup mempesona.

Pulau Natuna memiliki pesona alam luar biasa dan menyimpan banyak potensi wisata yang menakjubkan. Pulau ini memiliki laut yang indah dan hampir semua laut yang mengelilingi pulau ini memiliki air yang jernih. Pariwisata di pulau tersebut tidak kalah dengan Bali, Lombok, Raja Ampat, Bunaken, Banda, Wakatobi atau Derawan.

Di sekitar bibir pantai timur terhampar batu-batuan besar yang kokoh menghadap laut, sedangkan di pesisir utara, selatan, barat terdapat hamparan pantai pasir putih dan terumbu karang yang berlimpah.

Ada beberapa pantai yang tersebar di Pulau Bunguran Besar, dari sisi timur terdapat Pantai Kencana, Pantai Batu Kasah, Alif Stone Park, Pantai Senumbing sedangkan di sisi barat terdapat Teluk Buton, pada sisi selatan terdapat Pantai Cemaga dan Teluk Depeh serta sisi utara terdapat Pantai Sengiap, Pantai Sujung dan Pantai Tanjung (Teluk Selahang).

Perjalanan ke Natuna akan terasa kurang lengkap jika belum berkunjung ke Masjid Agung Natuna, sebuah bangunan ikonik yang biasa orang setempat menyebutnya Taj Mahal-nya Indonesia. Masjid ini memiliki kubah bercorak cukup unik yang didominasi warna hijau dan menghadap langsung ke laut lepas serta di belakangnya terdapat Gunung Ranai.

Selain kekayaan alam, Natuna juga memiliki harta karun bawah laut yang menyebar di sekeliling laut pulau Bunguran Besar. Kementerian Kelautan dan Perikanan berencana akan mengangkat barang muatan kapal tenggelam atau harta karun bawah laut. Di tahun ini ada sekitar satu hingga dua titik yang bakal diangkat dengan biaya hingga miliaran rupiah.

Sedangkan Natuna juga memiliki Museum Sri Serindit yang merupakan tempat koleksi aneka bersejarah seperti kumpulan harta benda hasil temuan masyarakat setempat di dasar laut dan daratan. Harta benda tersebut dikumpulkan dan dijadikan koleksi di museum tersebut.

Selain wisata alam, laut dan sejarah, daerah ini juga memiliki makanan khas yang terbuat dari sagu, ikan, kelapa yaitu Tabiel Mando yang biasa disajikan saat berkumpul bersama keluarga.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Natuna telah mempromosikan besar-besaran sektor pariwisata dengan menggelar Pekan Expo Natuna 2017. Program tersebut merupakan langkah awal dari rangkaian branding, advertising dan selling pariwisata Natuna.

Program tersebut diharapkan dapat berdampak positif bagi sektor ekonomi kerakyatan dan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara ke Natuna.

Foto dan Teks: M Agung Rajasa

Disiarkan 30/8/2017 11:0 WIB | Dilihat 1240 kali