Berlayar demi misi kemanusiaan
Saat lumpur dan pengungsian masih menyelimuti Aceh pascabencana hidrometeorologi, KRI dr Soeharso-990 berlayar membawa harapan di tengah duka ribuan warga terdampak.
Kapal rumah sakit pertama milik TNI Angkatan Laut itu menembus gelombang laut menuju Aceh untuk menjalankan misi kemanusiaan, menghadirkan layanan kesehatan dan bantuan logistik bagi ribuan warga terdampak bencana.
Dalam operasi ini, TNI Angkatan Laut mengerahkan total 20 kapal perang Republik Indonesia (KRI), termasuk KRI dr Soeharso-990, dengan dukungan 4.589 personel TNI AL. Selain unsur laut, TNI AL juga mengerahkan lima unit helikopter dan tujuh pesawat Casa 212 untuk mendukung distribusi bantuan, evakuasi serta pemantauan wilayah terdampak.
KRI dr Soeharso-990 berlayar dari Jakarta menuju Aceh selama tujuh hari dengan membawa ratusan personel prajurit dan tenaga kesehatan. Kapal yang dipimpin Kolonel Laut (P) Imam Ibnu Hajar dan didampingi Asisten Operasi Gugus Tugas Penanggulangan Bencana Alam TNI AL di Sumatera Kolonel Laut (P) Afif Yuhardi Putera itu membawa puluhan ton logistik kemanusiaan, meliputi obat-obatan, alat kesehatan, bahan pangan dan perlengkapan sanitasi serta dilengkapi fasilitas medis berupa ruang operasi, unit perawatan (ICU), instalasi gawat darurat (IGD) dan ruang rawat inap.
Selama pelayaran, awak kapal melakukan persiapan layanan secara bertahap dan terukur. Pemeriksaan peralatan medis, penataan ruang perawatan, serta kesiapan distribusi bantuan dilakukan sebelum kapal tiba di daerah operasi. Peralatan pendukung seperti perahu karet, mobil ambulans dan perangkat komunikasi lapangan turut disiagakan.
Setibanya di perairan Aceh, KRI dr Soeharso-990 langsung berfungsi sebagai rumah sakit terapung. Sejumlah warga terdampak banjir dan longsor dievakuasi secara medis, salah satunya melalui udara menggunakan Helikopter Skuadron 100 Wing Udara 2 TNI AL. Dari wilayah sulit dijangkau, para korban diterbangkan menuju helideck KRI dr Soeharso-990 untuk menjalani penanganan darurat hingga tindakan operasi.
Misi ini menegaskan peran TNI Angkatan Laut tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan laut, tetapi juga garda terdepan dalam misi kemanusiaan. Melalui KRI dr Soeharso-990, negara hadir menjangkau wilayah terdampak bencana, memberikan layanan kesehatan, bantuan logistik serta dukungan pemulihan bagi masyarakat Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang tengah bangkit dari musibah.
Foto dan teks : Bayu Pratama S
Editor: Akbar Nugroho Gumay
Pewarta: Bayu Pratama S | Editor:
Disiarkan: 13/01/2026 13:45