Menempa benteng pertahanan kedua Indonesia

Foto udara Rindam XIV/Hasanuddin di Gowa, Sulawesi Selatan.
Siswa Komponen Cadangan (Komcad) unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulawesi Selatan merapikan tempat tidur sebelum melakukan latihan fisik di Rindam XIV/Hasanuddin, Gowa, Sulawesi Selatan.
Siswa Komponen Cadangan (Komcad) unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulawesi Selatan mengikuti latihan pencak silat militer pada Latsarmil Komcad ASN di Rindam XIV/Hasanuddin, Gowa, Sulawesi Selatan.
Siswa Komponen Cadangan (Komcad) unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menghancurkan bata ringan dalam latihan keahlian pencak silat militer pada Latsarmil Komcad ASN di Rindam XIV/Hasanuddin, Gowa, Sulawesi Selatan.
Sejumlah siswa Komponen Cadangan (Komcad) unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulawesi Selatan melaksanakan olahraga di Rindam XIV/Hasanuddin, Gowa, Sulawesi Selatan.
Sejumlah siswa Komponen Cadangan (Komcad) unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulawesi Selatan menyantap sarapan pagi di Rindam XIV/Hasanuddin, Gowa, Sulawesi Selatan.
Pelatih dari TNI AD menunjukkan cara membaca peta saat latihan pertempuran pada Latsarmil Komcad ASN Pemprov Sulsel di Rindam XIV/Hasanuddin, Gowa, Sulawesi Selatan.
Siswa Komponen Cadangan (Komcad) unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulawesi Selatan menyanyikan yel-yel pada Latsarmil Komcad ASN.
Siswa Komponen Cadangan (Komcad) unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulawesi Selatan mengikuti latihan pertempuran pada Latsarmil Komcad ASN di Rindam XIV/Hasanuddin, Gowa, Sulawesi Selatan.
Siswa Komponen Cadangan (Komcad) unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulawesi Selatan merakit senjata pelontar mortir pada Latsarmil Komcad ASN di Rindam XIV/Hasanuddin, Gowa, Sulawesi Selatan.
ASN Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, M Jafar (kiri), menggendong anaknya saat dijenguk keluarga pada waktu kunjungan keluarga dalam Latsarmil Komcad ASN di Rindam XIV/Hasanuddin, Gowa, Sulawesi Selatan.
Foto kombo ASN Perawat Klinik Dinkes Pemprov Sulsel, Nurul Mutmainnah Alexander, berpose menggunakan pakaian ASN dan seragam loreng TNI AD pada Latsarmil Komcad ASN di Rindam XIV/Hasanuddin, Gowa, Sulawesi Selatan.
Foto kombo ASN Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk KB) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Dhiemas, berpose menggunakan pakaian ASN dan seragam loreng TNI AD pada Latsarmil Komcad ASN di Rindam XIV/Hasanuddin, Gowa, Sulawesi Selatan.
Prajurit Komponen Cadangan (Komcad) unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulawesi Selatan menunjukkan sertifikat kelulusannya.
Sejumlah prajurit Komponen Cadangan (Komcad) unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulawesi Selatan mengikuti defile pasukan usai upacara penetapan Komcad ASN 2026 di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan.
Siswa Komponen Cadangan (Komcad) unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulawesi Selatan mengikuti Latsarmil Komcad ASN.

“Komcad ASN… Ewako!”. Teriakan pembakar semangat keluar serentak dari mulut para peserta Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Matra Darat unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel).



Di lapangan latihan, suara derap langkah menggantikan suara ketikan komputer sebagai rutinitas harian para ASN peserta Latsarmil Komcad. Selama satu setengah bulan sebanyak 500 ASN Pemprov Sulsel meninggalkan rutinitas perkantoran dan menjalani kegiatan penuh kedisiplinan di Rindam XIV/Hasanuddin, Gowa, Sulsel.



Program yang diinisiasi Kementerian Pertahanan dan Pemprov Sulsel tersebut menjadi percontohan nasional untuk pembentukan prajurit Komcad unsur ASN pertama di Indonesia. Harapannya, program ini bisa menguatkan jiwa patriotisme, disiplin, loyalitas, dan akuntabilitas ASN dalam mendukung Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).




Setiap hari para ASN melaksanakan gerakan dasar militer, latihan baris-berbaris, hingga simulasi situasi darurat. Seluruh instruksi mereka jalani dengan kesadaran yakni peran mereka dapat berubah kapan saja. Dari melayani masyarakat di balik meja pelayanan menjadi bagian dari unsur pertahanan negara. 



Salah satu peserta yang merupakan ASN Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemprov Sulsel, Andi Dhiemas. Dia menilai Latsarmil ini sangat berarti bagi dirinya. Materi-materi seperti kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama tim, hingga penggunaan senjata dan taktik tempur telah membentuk dirinya menjadi lebih baik.



Sementara itu, peserta lainnya yang merupakan ASN Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sulsel M. Jafar mengatakan momen paling berharga selama mengikuti Latsarmil bukan hanya kebersamaan dengan rekan seperjuangan di barak maupun lapangan latihan, tetapi juga saat sesi kunjungan keluarga. Di tengah rutinitas latihan yang padat dan disiplin yang ketat, pertemuan singkat dengan keluarga menjadi ruang emosional yang menguatkan semangatnya untuk terus bertahan.



“Selama Latsarmil ini, saya hanya dua kali dikunjungi keluarga, ya kangen rasanya dan menjadi penyemangat,” kata Jafar.



Momen tersebut menjadi pengingat bahwa di balik seragam loreng dan latihan keras yang dijalani, para siswa Latsarmil Komcad ASN tetaplah manusia dengan kerinduan dan tanggung jawab personal. Dukungan keluarga menjadi energi tambahan bagi mereka untuk menyelesaikan seluruh rangkaian latihan hingga tuntas.



Suasana latihan memperlihatkan bahwa garis pertahanan tidak selalu dibentuk di medan perang, tetapi juga melalui proses panjang yang sunyi dan disiplin. Kesiapan, kekompakan, dan komitmen ditempa melalui rutinitas latihan yang keras namun penuh makna. Para ASN tersebut tidak hanya dipersiapkan sebagai pelayan publik, tetapi juga sebagai warga negara yang memiliki kesadaran bela negara.



Program pembentukan Komcad tersebut juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan pertahanan negara, pembangunan karakter bangsa, serta peningkatan kesiapsiagaan nasional melalui keterlibatan sumber daya manusia nasional dalam sistem pertahanan negara.



Dasar hukum pembentukan Komcad merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (UU PSDN). Dalam regulasi tersebut, Komcad merupakan bagian dari sumber daya nasional yang dipersiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat komponen utama pertahanan negara.



Foto dan Teks: Aprillio Akbar



Editor: Yusran Uccang

Pewarta: Aprillio Akbar | Editor:

Disiarkan: 24/05/2026 15:23